Cara dan syarat bikin NPWP perorangan

Cara dan syarat bikin NPWP perorangan – Siapa yang belum punya NPWP? atau belum mengerti apa itu NPWP dan Kegunaan dari NPWP ?

NPWP adalah nomor yang diberikan kepada kita wajib pajak yang berguna untuk sarana administrasi perpajakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya dalam perpajakan.

NPWP wajib dimiliki oleh seluruh warga negara indonesia, baik itu NPWP Perorangan maupun NPWP Badan Usaha. Kegunaan NPWP adalah sebagai sarana administrasi perpajakan dan acuan untuk membayar pajak. Selain ini , NPWP juga dijadikan persyaratan pada pelayanan umum lainnya, seperti pengajuan kredit, pembuatan paspor dan lainnya.

Syarat dan cara membuat NPWP Online

Icon Dirjen Pajak

Pada kali ini simulasi-kredit.com akan membahas mengenai NPWP Pribadi atau NPWP Perorangan. Pada dasarnya, kartu NPWP bisa dikatakan sama seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM) yang wajib dimiliki orang yang telah memenuhi persyaratan tertentu.

Bagi kalian para wajib pajak yang belum atau tidak mendaftarkan diri (dengan sengaja) untuk mendapatkan NPWP, sudah ada sangsi yang menunggu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan.

Jika kalian belum memiliki NPWP dan berniat untuk Membuat NPWP, berikut Syarat dan Cara membuat NPWP Pribadi / perorangan secara offline / online.

Cara dan syarat bikin NPWP perorangan

Syarat Membuat NPWP Pribadi

Syarat seseorang dinyatakan sebagai Wajib Pajak (WP) adalah apabila telah mempunyai penghasilan dalam satu tahun yang melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Hal ini berlaku bagi setiap orang pribadi, baik yang belum maupun yang sudah berkeluarga. Namun, bagi wanita kawin yang tidak melakukan perjanjian pisah harta dan pisah penghasilan dengan suaminya tidak wajib memiliki NPWP.

[the_ad id=”1043″]

Ambil contoh batas maksimal PTKP untuk perseorangan di Indonesia sebesar Rp15.840.000 per tahun atau Rp1.320.000 per bulan. Jadi, jika Anda berpenghasilan melebihi batas maksimal PTKP tersebut, Anda memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak dan dengan begitu wajib memiliki NPWP.

Untuk dokumen/berkas yang wajib dipersiapkan, di antaranya:

Wajib Pajak (WP) Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas

  • Fotokopi KTP (Warga Negara Indonesia/WNI)
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) (Warga Negara Asing/WNA).

Wajib Pajak (WP) Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas

  • Fotokopi KTP (Warga Negara Indonesia/WNI).
  • Fotokopi paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) (Warga Negara Asing/WNA).
  • Fotokopi dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan instansi berwenang atau surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) minimal setingkat Lurah atau Kepala Desa atau lembar tagihan listrik/bukti pembayaran listrik.
  • Surat pernyataan di atas materai bahwa WP benar-benar menjalankan usaha atau pekerjaan bebas.

Wajib Pajak (WP) Pribadi wanita kawin yang ingin hak dan kewajiban perpajakannya terpisah

  • Fotokopi Kartu NPWP suami.
  • Fotokopi Kartu Keluarga.
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

Sekarang, menurut kalian secara pribadai apakah sudah termasuk kedalam wajib pajak? Jika ya, Kalian wajib mendaftarkan diri kalian untuk pembuatan  NPWP pribadi / perorangan.

Update Terbaru PTKP: Rp54 juta per tahun atau Rp4,5 juta per bulan (berlaku sejak Januari 2016).

Cara Membuat NPWP Pribadi

Cara membuat atau mendaftar NPWP sangat lah mudah, Direktorat Jendral Pajak (Dirjen Pajak) sudah mempersiapkan dua cara untuk mendaftar, yaitu membuat NPWP Secara Online dan membuat NPWP secara Offlien. silahkan kalian pilih cara membuat NPWP yang menurut kalian paling mudah dan Nyaman.

Cara Bikin NPWP Online

Untuk mempermudah kita para wajib pajak dalam membuat NPWP, Dirjen Pajak telah memperkenalkan cara pendaftaran NPWP Online  melalui internet atau juga dikenal sebagai e-Registration (E-REG DJP).

Cara membuat NPWP Pribadi secara online selengkapnya adalah sebagai berikut:

  1. Silahkan kalian kunjungi situs Dirjen Pajak di alamat www.pajak.go.id atau klik ereg.pajak.go.id/daftar untuk langsung mengakses halaman pendaftaran NPWP online di situs Dirjen Pajak.  Di laman Dirjen Pajak tersebut, kalian cari dan pilih menu sistem e-Registration.
  2. Silakan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun dengan mengklik “daftar”. Isilah data pendaftaran pengguna dengan benar seperti nama, alamat email, password, dan lainnya. (Pastikan alamat email dan nomor handphone yan masih aktif kalian gunakan saat ini)
  3. Lakukan Aktivasi Akun
    Cara mengaktivasi akun Anda adalah dengan membuka kotak masuk (inbox) dari email yang Anda gunakan untuk mendaftar tadi, kemudian buka email yang masuk dari Dirjen Pajak. Ikuti petunjuk yang ada di dalam email tersebut untuk melakukan aktivasi.
  4. Isi Formulir Pendaftaran
    Setelah proses aktivasi berhasil dilakukan, selanjutnya kalian harus login terlebih dahulu kedalam sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password akun yang telah kalian buat dan lakukan aktivasi. Atau cara mudahnya kalian dapat mengklik tautan yang terdapat pada email aktivasi kedua dari website dirjen pajak.  Setelah kalian berhasil login, kalian akan dibawa ke halaman Registrasi Data WP untuk memulai proses pembuatan NPWP Online. Silakan kalian mengisikan  semua data dengan benar pada formulir yang tersedia. Ikuti semua tahapannya secara teliti. Bila  data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.
  5. Kirim Formulir Pendaftaran
    Setelah semua data pada formulir pendaftaran terisi lengkap, pilih tombol daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.
  6. Cetak beberapa dokumen yang dibutuhkan, antara lain :
    • Formulir Registrasi Wajib Pajak
    • Surat Keterangan Terdaftar Sementara
  7. Menandatangani Formulir Registrasi Wajib Pajak dan melengkapi dokumen. Setelah Formulir Registrasi Wajib Pajak dicetak, silakan ditandatangani, kemudian satukan dengan berkas kelengkapan yang telah Anda siapkan.
  8. Kirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak ke KPP. Setelah berkas kelengkapannya siap, Anda harus mengirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak, Surat Keterangan Terdaftar Sementara yang sudah ditandatangani, beserta dokumen lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Anda sebagai Wajib Pajak terdaftar. Berkas tersebut dapat diserahkan langsung ke KPP atau melalui Pos Tercatat. Pengiriman dokumen ini harus dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik.
  9. Jika Anda tidak ingin repot-repot menyerahkan atau mengirimkan berkas secara langsung atau melalui pos ke KPP, Anda dapat memindai (scan) dokumen Anda dan mengunggahnya dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Registration tadi.
  10. Cek status pembuatan NPWP online dan tunggu kiriman kartu NPWP. Setelah mengirimkan berkas dokumen, Anda dapat memeriksa status pendaftaran NPWP Anda melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration. Jika statusnya ditolak, Anda harus memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap. Namun, jika statusnya disetujui, kartu NPWP Anda akan segera dikirim ke alamat Anda melalui Pos Tercatat. ( Jika status diterima dan NPWP belum juga dikirim ke alamat rumah sesuai dengan yang didaftarkan, kalian bisa langsung mengambilnya ke kantor KPP sesuai wilayah kalian).

Cara Pembuatan NPWP Pribadi Secara Offline

Pendaftaran NPWP secara offline atau secara langsung dapat kalian lakukan dengan cara mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Dokumen yang dibutuhkan dalam membuat NPWP Offline sama saja seperti Syarat membuat NPWP Onlie. berikut cara membuat NPWP Offline

Mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Kalian dapat langsung datang ke KPP terdekat dari tempat Anda berdomisili dengan membawa berkas persyaratan yang dibutuhkan. Bagi kalian  yang alamat domisilinya berbeda dengan yang tertera di KTP, kalian perlu mempersiapkan juga surat keterangan tempat tinggal dari kelurahan tempat kalian berdomisili saat ini.

Semua dokumen persyaratan difotokopi, kemudian Anda lengkapi dengan formulir pendaftaran Wajib Pajak yang sudah diisi dengan benar dan lengkap serta ditandatangani. Formulir pendaftaran NPWP kalian peroleh dari petugas pendaftaran di KPP.

Setelah formulir pendaftaraan kalian isi dengan lengkap dan benar, selanjutnya serahkan berkas tersebut  ke petugas pendaftaran. kalian akan mendapatkan tanda terima pendaftaran Wajib Pajak yang menunjukkan bahwa Anda sebagai Wajib Pajak telah melakukan pendaftaran untuk mendapatkan NPWP.

Biasanya, waktu yang dibutuhkan untuk membuat kartu NPWP tidak lama, hanya satu hari kerja, dan tidak dipungut biaya alias gratis. Kartu NPWP akan dikirim ke alamat Anda melalui Pos Tercatat atau kalian ambil sendiri ke kandtor KPP tempat mendaftar

Selain untuk identitas diri wajib pajak, dengan membayar pajak kalian turut membantu memberikan pendapatan daerah yang berfungsi untuk pembangunan daerah kalian.

Powered by WP Review